
Pesta Kuliner Kampoeng Tempo Doeloe (KTD) memang selalu mengundang penasaran para pengunjungnya. Sekitar 70 penjaja makanan Nusantara hadir dalam acara tahunan yang diselenggarakan oleh grup Summarecon ini. Setiap tahunnya, ada saja sajian baru yang menarik perhatian dan selera untuk dicoba.
Kali ini femina penasaran dengan bakso sumsum yang dijual oleh Baso T-Sumsum Mejiku. Letaknya yang berada di sudut salah satu lorong di KTD, membuatnya mudah terlihat. Tulang dengkul atau kaki sapi sebesar dua kepalan tangan berjajar di stannya. Tak heran jika semua mata tertuju ke arahnya.
Penasaran, femina tak ketinggalan ikut mencobanya. Seperti dugaan, tulang sumsum dengan ukuran terkecil (XL) habis terjual. Menyisakan tulang berukuran XXL dan yang lebih besar. Seporsinya berisi 5 buah bakso sapi, 1 bakwan goreng, potongan daging sapi, dan mi/bihun, serta 1 buah tulang sapi.
Butuh waktu sekitar 5 menit untuk memanaskan tulang berukuran besar itu sebelum akhirnya tersaji di atas meja. Kuahnya gurih dengan aroma merica yang cukup tajam. Daging sapi dalam baksonya pun terasa. Namun, yang paling ditunggu adalah sumsum dalam tulang yang ukurannya hampir sebesar kepala.
Sebuah sedotan disediakan khusus untuk menyeruput sumsum dari dalam tulang. Pastikan kuah bakso disiramkan ke dalam tulang untuk memanaskan sumsum dan membuatnya lebih encer. Lalu, sedot! Srutt!
Sumsum tulang langsung melaju ke dalam mulut. Lembut. Aromanya sangat khas. Jika Anda selalu meminta tetelan saat membeli bakso, kemungkinan besar Anda akan menyukainya. Ini surganya para penyuka makanan berlemak.
Selain bakso sumsum, masih ada banyak lagi makanan di KTD yang perlu dicoba. Salah satunya adalah Soto Kesawan yang menyajikan Soto Medan. Soto ini adalah salah satu dari 10 penjual soto nusantara yang sedang berlomba di festival ini. Jangan kelewatan karena acara ini hanya berlangsung hingga tanggal 6 Mei 2018.
Kali ini femina penasaran dengan bakso sumsum yang dijual oleh Baso T-Sumsum Mejiku. Letaknya yang berada di sudut salah satu lorong di KTD, membuatnya mudah terlihat. Tulang dengkul atau kaki sapi sebesar dua kepalan tangan berjajar di stannya. Tak heran jika semua mata tertuju ke arahnya.
Penasaran, femina tak ketinggalan ikut mencobanya. Seperti dugaan, tulang sumsum dengan ukuran terkecil (XL) habis terjual. Menyisakan tulang berukuran XXL dan yang lebih besar. Seporsinya berisi 5 buah bakso sapi, 1 bakwan goreng, potongan daging sapi, dan mi/bihun, serta 1 buah tulang sapi.
Butuh waktu sekitar 5 menit untuk memanaskan tulang berukuran besar itu sebelum akhirnya tersaji di atas meja. Kuahnya gurih dengan aroma merica yang cukup tajam. Daging sapi dalam baksonya pun terasa. Namun, yang paling ditunggu adalah sumsum dalam tulang yang ukurannya hampir sebesar kepala.
Sebuah sedotan disediakan khusus untuk menyeruput sumsum dari dalam tulang. Pastikan kuah bakso disiramkan ke dalam tulang untuk memanaskan sumsum dan membuatnya lebih encer. Lalu, sedot! Srutt!
Sumsum tulang langsung melaju ke dalam mulut. Lembut. Aromanya sangat khas. Jika Anda selalu meminta tetelan saat membeli bakso, kemungkinan besar Anda akan menyukainya. Ini surganya para penyuka makanan berlemak.
Selain bakso sumsum, masih ada banyak lagi makanan di KTD yang perlu dicoba. Salah satunya adalah Soto Kesawan yang menyajikan Soto Medan. Soto ini adalah salah satu dari 10 penjual soto nusantara yang sedang berlomba di festival ini. Jangan kelewatan karena acara ini hanya berlangsung hingga tanggal 6 Mei 2018.